Konsep Dasar

Menciptakan suasana baru pada sebuah tempat atau jalan. Dimana dalam konsep ini akan dibuat sebuah event yang dimaksimalkan pada komunitas yang mana nantinya akan bisa lebih mengkoreografikan penonton dalam memperhatikan dan merasakan secara langsung hasil dari event tersebut. Komunitas akan membawa penonton umum ikut membaur dan mengikuti apa yang dilakukan oleh komunitas-komunitas yang ada.

1. Komunitas
Komunitas sebagai segment yang tepat dan bisa mengumpulkan masa secara kompak serta bisa di atur sebagai sebuah bentuk koreografi dan bisa membuat suasana yang menarik dalam sebuah event. Komunitas dalam Traffic Jamz kita fokuskan untuk tahun ini adalah komunitas motor yang mana mereka akan kita jadikan sebagai host atau pelaksana dan mereka akan saling berlomba dalam penanganan sebuah event. Komunitas akan kita atur sebagai unit yang akan bertanggung jawab dalam pelaksanaan acara dan mereka yang akan membuat suasana event yang sudah dikonsep template (tetap) oleh EO. Komunitas yang akan diundang nantinya seperti Komunitas Pemuda Pancasila, Komunitas LSM, Komunitas Anak Bangsa, Komunitas Mahasiswa dari BEM, Komunitas Adventure, sport dan sebagainya hanya sebagai penonton pendukung yang akan meramaikan event.

2. Traffic Jamz
Dalam konsep ini kita akan membuat sebuah kompetisi komunitas dalam sebuah penyelenggaraan event. Konsep ini akan diadakan di tempat yang memenuhi syarat event dan aksesnya mudah ditembus masyarakat. Dalam Konsep ini, Komunitas menjadi icon dan pengonsep acara. Dimana dalam setiap pelaksanaannya, kita akan mengumpulkan sebanyak-banyaknya komunitas sebagai penonton. Komunitas yang mendapat tugas sebagai perencana akan mengontrol dan mengkordinasi segala equipment dan pengisi acara (kecuali yang sudah menjadi template EO).Adapun bentuk event ini adalah :

a. Music Community
b. Gathering Community
c. Dance Community
d. Counter Community
e. Games Community
f. Competition Community (penilaian event terbaik dari komunitas)

3. Lay Out
Tempat pelaksanaan event ini adalah di area yang cukup luas dan bisa leluasa untuk tempat mini stage berukuran 5×6 sebagai mainstage, bisa menampung counter dan display dari komunitas. Konsep ini bisa dilakukan di pinggir jalan yang mempunyai area sesuai perencanaan. Penonton tidak harus berkumpul di depan stage melainkan bisa hidup mengelilingi display yang ada pada event tersebut. Dan untuk tempat bisa dipilih beberapa titik yang mempunyai titik keramaian tinggi ataupun rolling area (pindah-pindah).

Sebagai awal dari Traffic Jamz ini akan dilakukan di area (pinggir jalan) yang mempunyai akses agak luas dan simple dalam perijinanya. Sehingga kita bisa menciptakan sebuah suasana baru sebagai tempat tongkrongan para komunitas baik dari dalam kota ataupun luar kota.